Diantara persimpangan itu...
aku tidak berani mencurahkan isi fikiran ini, karena aku takut ada yang mengetahui isi hatiku.... terutama 'dia' seseorang yang ku cinta.
Andai dia tau apa yang sedang ku fikirkan, mungkin dia akan sakit hati,,, bahkan mungkin mengecap aku penghianat. Tapi aku tidak merasa menghianatinya, karena aku tidak pernah berikrar sumpah serapah untuknya.
Apa yang kurasa ini begitu indah.. sesuai dengan namanya yang indah....
aku seakan berada di persimpangan jalan, berat kaki untuk melangkah, tak ingin salah langkah... tak ingin pula diam di tempat..
Aku harus tentukan jalan mana yang ku pilih, aku harus yakin dengan langkahku...
keyakinanku masih bimbang di antara ke dua jalan yang begitu mempesona dan memikat hati itu..
Aku tidak boleh diam di tempat, karena jika begini terus akan ada jalan-jalan lain yang terbuka lalu membujuk aku tuk menelusuri nya dan itu semakin membingungkan...
Aku menutup mata, menggunakan indra perasa menelusuri relung batin.. namun tidak ku temukan jua jawabannya...
Raga ini berdiri tegap mengarah jalan itu sedangkan jiwa ini menghadap jalan yang lain...
sampai kapan aku kan begini.. tenggelam dalam gelapnya alam tak sadarku, tidak berani tuk mengambil keputusan... belum siap menanggung resiko menyebabkanku terpaku dalam keraguan.....
[+/-] Klik untuk baca / tutup artikel ini
Baca Artikel full halaman



