Jalan itu ternyata buntu...
ketika aku lama berdiri di persimpangan jalan itu,
aku melihat salah satu dari kedua jalan tersebut ada sesuatu yang menyala dan begitu terang bercahaya..
lalu tanpa berpikir panjang aku melangkah ke jalan itu.
Setiap langkah ku hirup udara segar nan wangi bebunga, tak ingin aku berhenti mengendusnya hingga aku abaikan apa-apa yang ada di sekitarku, sedang mata ku mengarah lurus ke depan.. ke arah cahaya itu..
tak lama setelah berjalan kaki, aku memulai berlari... berlari... dan berlari kencang.....
udara segar membasuh wajahku, badanku, dan sekujur tubuhku.....
aku tersenyum dalam lariku... aku berlari lepas tanpa beban...
semakin kencang aku berlari... meninggalkan tempat awal ku berpijak, namun cahaya itu tidak bergerak, tidak ada tanda-tanda akan mendekatiku... keadaannya sama seperti pertama kali aku melihat cahaya itu....
Namun aku tidak mempedulikannya tak menghiraukannya, dalam semangat lariku aku tak merasa letih sedikitpun....
Aku lari semakin kencang...
tiba-tiba aku terpeleset, terpelosok dalam lubang.... yang ternyata lubang itu begitu besar dan aku yakin bahwa lubang itu adalah jurang.... jurang tak beralas tak bertepi...
untungnya aku belum jatuh terlalu dalam di jurang tersebut.. aku tersenggal-senggal bernafas berat, ku pandangi sekujur tubuhku penuh dengan luka namun tak ada darah sedikitpun yang keluar...
Aku berdiri dan melihat ke arah cahaya itu lalu ke jurang di depanku...
Sadar akan situasi yang ada, aku mencari akal bagaimana melewati jurang ini, namun tak ada alat apapun yang bisa ku gunakan untuk melewati jurang ini.
Aku berhenti mencari sesuatu lantas memandang cahaya itu sekali lagi...
Setelah lama ku pandangi, aku berbalik arah... membelakangi cahaya itu dan menjauh dari cahaya nya.
Jauh sudah aku menjauh dari sang cahaya dan sinar cahaya nya tak lagi menerangi jalanku, aku tersesat, mencoba bertahan dengan mencari jalan dalam kegelapan... tak terasa kaki ku terluka karena aku melewati jalan yang penuh duri, aku mendengar suara-suara binatang buas yang tak bisa ku lihat. Aku memutuskan untuk terus berjalan di atas tajamnya duri dan sahut-sahutan binatang buas tak berrupa itu..
Aku tidak bisa kembali ke awal lagi, aku berjalan di dalam kegelapan, entah itu siang atau malam.. aku tidak tahu.
[+/-] Klik untuk baca / tutup artikel ini
Baca Artikel full halaman



